Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal
Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal - sebuah situs menyatakan bahwa " Tim Yang dapat mengalahkan Barcelona di
Liga Champions, berarti Tim itu juaranya" dan ternyata itu terjadi 3 tahun belakangan digelarnya
Liga Champions. Apakah itu terjadi secara kebetulan atau memang kutukan?? silahkan anda jawab sendiri... :)
Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal - , Sabtu (25/5) Bayern Munchen boleh saja menorehkan tinta emas melalui gol
Mario Mandzukic dan Arjen Robben di final
Liga Champions kontra Borussia
Dortmund. Namun, rekor positif tak hanya milik The
Bavarians,
Sang pencetak gol Dortmund, Ilkay Gundogan juga demikian. Pasalnya,
inilah gol pertama Gundogan setelah mengarungi 432 menit di turnamen
kasta tertinggi di Eropa ini.
Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal :
Fakta unik tentang kedua tim di
Liga Champions
Borussia Dortmund
- Lesakan Ilkay Gundogan dari titik putih menjadi gol pertamanya
sepanjang kiprah di Liga Champions. Mencetak gol pertama di final juga
sempat dilakukan Basile Boli (Marseille), Predrag Mijatović (Real
Madrid), Steve McManaman (Real Madrid), Carlos Alberto (Porto), Sol
Campbell (Arsenal), Juliano Belletti (Barcelona), dan Dirk Kuyt
(Liverpool).
Bayern Munchen
- Mario Mandzukic menjadi satu dari dua pemain Kroasia yang berhasil
mencetak gol pada final turnamen antarklub Eropa. Sebelumnya pada Piala
Super Eropa 1995, Zvonimir Boban melesakkan gol untuk AC Milan.
- Sebelum Arjen Robben, ada dua legiun Belanda mencatatkan gol di
final Liga Champions. Mereka adalah Patrick Kluivert dan Dirk Kuyt.
- Gol Robben terjadi setelah melakukan 24 percobaan tembakan di tiga final Liga Champions.
Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal :
Selain itu masih ada Fakta lainnya :
- Final
Liga Champions pada Sabtu (25/5) ini akan menjadi edisi ke-58
sejak kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut dimulai pada musim
1955/56, dengan Real Madrid menyapu bersih lima perhelatan pertama.
-
Bayern Muenchen merupakan tim ketiga dalam daftar sepanjang masa
finalis Liga Champions, di mana mereka sudah tampil sebanyak sembilan
kali, empat kali menjadi juara pada 1974, 1975, 1976 and 2001, dan kalah
lima kali pada 1982, 1987, 1999, 2010 dan musim lalu, ketika mereka
kalah adu penalti melawan Chelsea dalam pertandingan di Muenchen.
-
Real Madrid menjadi tim yang paling banyak tampil di final sejak 1956,
yaitu 12 kali, diikuti oleh AC Milan (11 kali). Hari Sabtu ini akan
menjadi final kelima Muenchen dalam era
Liga Champions, hanya tertinggal
satu dari Milan, yang sudah tampil enam kali antara 1993 dan 2007.
-
Borussia Dortmund untuk kedua kalinya tampil di final
Liga Champions
setelah meraih kemenangan pertama tahun 1997, ketika menang 3-1 atas
Juventus di Muenchen.
- Ottmar Hitzfeld menadi satu dari hanya
tiga pelatih yang memenangi
Liga Champions bersama dua klub berbeda -
memimpin Borussia Dortmund ketika juara 1997 dan membawa Bayern Muenchen
juara pada 2001.
- Dua pelatih lainnya yang memenangi gelar
Liga
Champions bersama dua klub berbeda adalah Ernst Happel, bersama
Feyenoord pada 1970 dan SV Hamburg pada 1983, dan Jose Mourinho bersama
FC Porto pada 2004 dan Inter Milan di tahun 2010.
- Franz
Beckenbauer menjadi kapten pertama yang meraih tiga gelar
Liga
Champions, bersama Bayern Muenchen pada 1974, 1975 dan 1976. Meskipun
Real Madrid menjadi juara lima kali secara beruntun antara 1956 dan
1960, tetapi mereka memiliki tiga kapten yang berbeda.
- Jumlah
penonton terendah untuk partai final terjadi pada pertandingan ulang
final 1974, ketika Bayern Muenchen mengalahkan Atletico Madrid 4-0 di
Heysel Stadium, Brussels, Jumat, 17 Mei. Hanya 23.325 orang yang
menyaksikan pertandingan tersebut. Pada final pertama yang berakhir 1-1,
dua hari sebelumnya, jumlah penonton 48.772.
- Georg
Schwarzenbeck mencetak gol penyama Bayern Muenchen pada menit terakhir
babak perpanjangan waktu untuk memaksa hasil imbang 1-1. Tetapi Bayern
pernah mengalami drama menyakitkan di final 1999 saat melawan Manchester
United, di mana gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer di
pengujung laga membuat MU menang 2-1. Duel di Barcelona itu menjadi
final paling dramatis di
Liga Champions.
- Ini akan menjadi kali
keempat di mana dua klub dari satu negara bertemu di final
Liga
Champions. Sebelumnya, pernah terjadi antara Real Madrid vs Valencia
pada 2000, AC Milan vs Juventus pada 2003 dan Manchester United vs
Chelsea pada 2008. Semua pertandingan itu berakhir untuk kemenangan
Madrid, Milan dan MU.
- Bayern Muenchen akan menjadi klub pertama
yang mengangkat trofi Piala Eropa dua kali melalui adu penalti jika
mereka sukses menyelesaikan drama itu. Bayern kalahkan Valencia 5-4
melalui penalti pada 2011 setelah bermain imbang 1-1. Mereka juga akan
menjadi klub pertama yang menyelesaikan tiga pertandingan final lewat
adu penalti jika berakhir imbang, menyusul kekalahan musim lalu.
-
Paulo Sousa menjadi satu dari hanya dua pemain yang memenangi Piala
Eropa bersama dua klub berbeda dalam musim yang berurutan, ketika
Borussia Dortmund juara pada 1997. Pada musim sebelumnya, dia menjadi
juara bersama Juventus. Sebelumnya, Marcel Desailly yang mengukir
prestasi tersebut bersama Olympique Marseille pada 1993 dan AC Milan
tahun 1994.
- Sejak Bayern Muenchen promosi ke Bundesliga pada
1965, kedua klub sudah bertemu sebanyak 95 kali di semua level kompetisi
jenjang senior, dengan Bayern meraih 41 kemenangan, Borussia Dortmund
25 dan 29 berakhir imbang.
- Rekor gol antara kedua klub adalah
ketika Bayern Muenchen membantai Borussia Dortmund 11-1 di Bundesliga
bulan November 1971, yang menjadi rekor kemenangan terbesarnya di
Bundesliga.
- Musim ini Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund
sudah bertemu empat kali, dengan Bayern menang 2-1 di Piala Super Jerman
pada bulan Agustus, dan juga melakukan revans atas kekalahan 2-5 pada
final Piala Jerman musim lalu dengan kemenangan 1-0 di Piala Jerman
bulan Februari. Sedangkan di ajang Bundesliga, kedua tim mengakhiri dua
laganya dengan skor imbang 1-1.
- Bayern Muenchen menyingkirkan
Barcelona dengan agregat 7-0, yang menjadi rekor marjin kemenangan di
semifinal
Liga Champions sejak event ini dimulai 1955/56. Bayern juga
memegang rekor kemenangan agregat di putaran knock-out di era
Liga
Champions, ketika mengalahkan Sporting Lisbon dengan agregat 12-1 pada
fase knock-out pertama musim 2008/09.
Sekian informasi dari saya, mohon maaf jika ada salah penulisan atau pengetikan. terima kasih atas kunjungannya.. :)
Fakta tentang Final Liga Champions 2013 | Kutukan Bagi Barcelona | Tuchfa Tul Atfal